HIPPI Lampung dan FEB Unila Cetak 300 Calon Pengusaha Muda Lewat Pelatihan Kilat 10 Jam

Mengubah pola pikir mahasiswa dari sekadar pencari kerja menjadi pencipta lapangan kerja, Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (HIPPI Lampung) berkolaborasi dengan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Lampung (FEB Unila) menggelar Pelatihan Usaha Pemula. Mengusung tema besar “Mandiri, Inovatif, dan Berdaya Saing”, ajang mentoring bisnis intensif ini sukses menyedot perhatian sekitar 300 mahasiswa dan alumni di Gedung Student Center FEB Unila. Senin, 28/9/26.

Pelatihan maraton yang berlangsung sehari penuh selama hampir 10 jam—mulai pukul 08.00 hingga 17.30 WIB—ini dirancang sebagai jembatan praktis bagi generasi muda yang ingin terjun ke dunia bisnis. Acara dibuka oleh Wakil Dekan III FEB Unila, Dr. Neli Aida, bersama Deputy Bisnis Regional Lampung Pegadaian, Leni, serta dihadiri jajaran dosen dan pengurus HIPPI.

Ketua DPD HIPPI Provinsi Lampung, Heri Andrian, menegaskan bahwa bekal utama seorang pengusaha bukan sekadar modal finansial, melainkan keberanian memulai, ketahanan mental, kemampuan membaca peluang, serta kelihaian membangun jaringan (networking).

“Jangan hanya bertanya setelah lulus mau bekerja di mana, tetapi mulailah bertanya: usaha apa yang bisa saya bangun dan berapa banyak lapangan pekerjaan yang bisa saya buka,” ujar Heri memotivasi peserta.

Meski kegiatan berlangsung selama hampir 10 jam, sekitar 300 mahasiswa dan alumni FEB Unila tetap antusias mengikuti rangkaian acara hingga berakhir. Foto: metroraya.id

Sepanjang hari, para peserta digembleng dengan berbagai materi krusial seperti strategi bisnis modern, akses permodalan, digitalisasi usaha, hingga pengembangan kapasitas diri. Daya tarik utama pelatihan ini terletak pada sesi sharing pengalaman nyata dari para pengusaha sukses HIPPI Lampung. Mereka mengupas tuntas realita dunia bisnis—mulai dari titik nol, kegagalan, hingga strategi bangkit mempertahankan usaha—sehingga materi yang disampaikan tidak lagi sekadar teori di atas buku.

Sinergi kuat ini juga mendapat sokongan penuh dari OJK Lampung serta puluhan jenama dan korporasi besar seperti JNE, Tunas Honda, Auto 2000, Bank DKI Syariah, hingga produk lokal seperti Pempek 181 dan Tamaco Coffee. Melalui ekosistem kewirausahaan yang melibatkan mentoring berkesinambungan ini, HIPPI Lampung optimistis bahwa 5 hingga 10 tahun ke depan, dari ruangan Student Center FEB Unila ini akan lahir konglomerat baru yang mampu menggerakkan roda ekonomi dan membuka ribuan lapangan kerja di Lampung.

Sumber: HIPPI Lampung dan FEB Unila Cetak 300 Calon Pengusaha Muda Lewat Pelatihan Kilat 10 Jam – Metro Raya

Share the article

Newsletter Updates

Enter your email address below and subscribe to our newsletter